Navigation bar

What’s New? Gereja di buldoser di SUDAN dan 200 keluarga Kehilangan Rumah mereka di Kamp Pengungsi
Pengungsi Kristen dipaksa hidup di bawah terik panas matahari tanpa air





Sudanese flag.

Buldoser-buldoser pemerintah Sudan menghancurkan sebuah gereja Anglikan di kamp pengungsi di “Jebel Aulia” pada tanggal 2 Mei 1999 sehingga 200 keluarga terutama berasal dari bagian selatan tidak lagi memiliki tempat berteduh. Demikian berita yang sampai ke Pintu Terbuka (Open Door), sebuah Ministry yang didirikan oleh Brother Andrew, seorang kelahiran Belanda dan penulis “God's Smuggler”.

Kamp Jebel Aulia dihuni oleh sebagian besar orang Kristen yang berasal dari daerah yang dilanda perang di Sudan bagian Selatan, dimana hidup mereka sangat miskin.


Map of Sudan.

This article is also available in English: Church Bulldozed in SUDAN and 200 Hundred Families Lose Their Homes in Refugee Camp English article
Bagian dari kamp yang dibebaskan tersebut berlokasi kira-kira 32 mil ke selatan Khartoum ditengah padang pasir yang telah diperuntukkan pemerintah untuk pertanian. Penghuni kamp tersebut terpaksa harus hidup dibawah terik matahari tanpa akses yang memadai atas air, makanan dan tempat berteduh. Sampai tanggal 11 Mei 1999, 2 orang wanita telah meninggal dunia karena kepanasan.

Menurut seorang Pendeta, meningitis (peradangan otak) juga mengancam hidup banyak orang disana.

Mike Yoder, Direktur Komunikasi dari Pintu Terbuka (Open Doors), Amerika Serikat mengatakan, "Insiden agresi oleh Pemerintah Sudan ini kepada warganya yang beragama Kristen merupakan contoh lain dari keputus-asaan mereka untuk menghapuskan gereja dan menciptakan suatu negara Islam. Tapi puji Tuhan, Orang-orang Kristen di Sudan tidak mudah untuk dikalahkan. Kami di Pintu Terbuka terus menerus melihat tanda-tanda kebangkitan kembali di Sudan, dan kami telah mendengar baru-baru ini bahwa kira-kira sembilan juta keputusan telah diambil untuk Kristus tahun lalu (11 Mei 1999)".

"Kita tahu bahwa pekerjaan Tuhan tidak dapat di hentikan di Sudan, kita juga harus mengingat untuk mendoakan mereka yang menjadi korban dalam peperangan di sana"

Pendeta yang bertugas di daerah ini meminta doa dari orang-orang Kristen di seluruh dunia untuk orang-orang Jebel Aulia yang telah kehilangan segala-galanya yang mereka miliki.

"Ingatlah bahwa mereka merupakan pengungsi yang berharap menemukan tempat yang damai", kata Yoder. "Mereka tinggal di rumah-rumah berlumpur, hampir tidak punya apa-apa dan sekarang mereka bahkan telah kehilangan itu juga." Berdoalah agar Tuhan melindungi mereka dari ancaman penyakit dan keputus-asaan. Berdoa juga untuk kemungkinan pembangunan kembali rumah-rumah dan gereja. Berdoalah untuk perdamaian dan keadilan di negara yang dilanda perang ini."

Click here.Gereja yang menerita aniaya: Kenapa dan bagaimana kita harus berdoa untuk orang-orang Kristen yang menderita. Jawaban
Pandangan dan tip tentang bagaimana berdoa untuk mereka yang menderita karean iman mereka.

[ Jika informasi ini berguna, pertimbangkanlah dalam doa untuk memberi sumbangan guna membantu menutupi biaya-biaya agar menjadikan pelayanan yang membangun iman ini tersedia bagi Anda dan keluarga Anda! Sumbangan bersifat tax-deductible (di Amerika). ]

Diterjemahkan oleh: Darwin Marpaung
Penulis: Dan Wooding. Untuk memperoleh informasi lebih jauh tentang Ministry Pintu Terbuka dengan Brother Andrew, Anda dapat menulis ke PO Box 27001, Santa Ana, CA 92799, USA, atau hubungi mereka dengan tilpon di (949) 752-6600

Hak Cipta © 1999, Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-Undang kecuali yang dinyatakan pada “Usage and Copyright” terlampir, yang memberikan kepada pengguna ChristianAnswers.Net hak untuk menggunakan informasi ini di rumah-rumah mereka, untuk kesaksian pribadi, di gereja-gereja maupun di sekolah-sekolah.


Go to Films for Christ

ChristianAnswers.Net/indonesian
Christian Answers Network
PO Box 1167
Marysville WA 98270-1167, USA
       


ChristianAnswers.Net
CAN Home
Shortcuts
Christian Answers Network HOMEPAGE dan DIREKTORI
Go to index page